🇬🇧 English 💡 Klik kata apa saja untuk melihat terjemahan ✥
But we all resisted.
bat wi ol ri-ZIS-tid.
"Why did you resist?" Nathan asked.
"wai did yu ri-ZIST?" NÉ-thən eskt.
"Because, we believed then that the backbone of our business was our large sales force, who called on people door-to-door.
"bi-KOZ, wi bi-LIVD dhen dhet dhə BEK-bon av AU-er BIZ-nəs waz AU-er larj sélz fors, hu kold an PI-pəl dor-tu-dor.
Keeping our sales force depended on the big commissions they earned from the high price of our product.
KI-ping AU-er sélz fors di-PEN-dəd an dhə big kə-MI-syənz dhé ernd fram dhə hai prais av AU-er PRA-dəkt.
We had been doing this successfully for a long time and thought it would go on forever.
wi hed bin DU-ing dhis sək-SES-fə-li for ə long taim ənd thot it wud go an fer-E-ver.
Exolent Course
Hal. 110
🇮🇩 Bahasa Indonesia ✥
Tapi kami semua menolaknya.
"Kenapa kalian menolaknya?" tanya Nathan.
"Karena, saat itu kami percaya bahwa tulang punggung bisnis kami adalah tim penjualan besar kami, yang mendatangi orang-orang dari pintu ke pintu.
Mempertahankan tim penjualan kami bergantung pada komisi besar yang mereka dapatkan dari harga tinggi produk kami.
Kami sudah melakukan ini dengan sukses selama bertahun-tahun dan mengira itu akan terus berlangsung selamanya.
Exolent
Hal. 110
📝 Catatan
✥
💡 Inti Halaman Ini Buka / Tutup
• Jessica bercerita bahwa dulu perusahaannya menolak gagasan beralih ke format disk.
• Alasannya, mereka percaya kekuatan bisnis mereka terletak pada tim penjualan besar yang bekerja dari pintu ke pintu.
• Tim itu bergantung pada komisi besar dari harga produk yang tinggi, dan mereka yakin sistem ini akan bertahan selamanya.
📑Kosakata(0) Buka / Tutup
Belum ada kata yang ditandai. Aktifkan ikon stabilo (🖍️) di navigasi bawah, lalu klik kata di teks bacaan!