Exolent Library

Who Moved My Cheese ?
Surrounded By Idiots
Steal Like An Artist
The Let Them Theory
Say It

Say It

Sedang Dibaca
๐Ÿ”ฅ 0% Selesai
Hal. 1 dari 297
๐Ÿ“‚

๐Ÿ‡ฌ๐Ÿ‡ง English ๐Ÿ’ก Klik kata apa saja untuk melihat terjemahan โœฅ

The first step of giving any good speech or presentation โ€”and where I think many of us struggleโ€” is believing that we can. It's having the confidence that our voice matters and that we deserve to be heard. Too often, we don't believe it. We reject ourselves โ€”we stay in the shadows and don't speak upโ€” to protect ourselves from possibly being rejected by others. As I debated whether to give the speech in Finland, I realized that this is what I'd been doing for so long.
Exolent Course Hal. 1

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Bahasa Indonesia โœฅ

Langkah pertama dalam menyampaikan pidato atau presentasi yang baik โ€”dan di titik inilah menurut saya banyak dari kita bergumulโ€” adalah percaya bahwa kita bisa. Itu adalah memiliki keyakinan bahwa suara kita berarti dan bahwa kita layak didengar. Terlalu sering, kita tidak memercayainya. Kita menolak diri kita sendiri โ€”kita bersembunyi dalam bayang-bayang dan tidak bersuaraโ€” untuk melindungi diri dari kemungkinan ditolak oleh orang lain. Saat aku bimbang apakah akan menyampaikan pidato itu di Finlandia, aku sadar bahwa inilah yang sudah lama kulakukan.
Exolent Hal. 1

๐Ÿ“ Catatan
โœฅ

Riwayat

๐Ÿ’ก Inti Halaman Ini Buka / Tutup

Langkah pertama untuk berbicara di depan umum dengan baik adalah percaya bahwa suara kita berarti dan layak didengar, namun terlalu sering kita menolak diri sendiri dan bersembunyi demi menghindari penolakan. Penulis menyadari bahwa keraguan semacam itulah yang ia rasakan saat bimbang menyampaikan pidato di Finlandia.

๐Ÿ“‘Kosakata(0) Buka / Tutup

Belum ada kata yang ditandai. Aktifkan ikon stabilo (๐Ÿ–๏ธ) di navigasi bawah, lalu klik kata di teks bacaan!

ยซ Hal. 1 / 297 ยป