Exolent Library

Who Moved My Cheese ?
Surrounded By Idiots
Steal Like An Artist
The Let Them Theory
Say It

Who Moved My Cheese ?

Sedang Dibaca
🔥 97% Selesai
Hal. 144 dari 148
📂

🇬🇧 English 💡 Klik kata apa saja untuk melihat terjemahan ✥

"Yes, they may not really feel that way," Michael said, "but they agree in order to fit in. "yes, dhé mé nat RI-li fil dhet wé," MAI-kəl sed, "bat dhé əg-RI in OR-der tu fit in. That's the sort of peer pressure that fights change in any organization. dhets dhə sort av pir PRE-syer dhet faits cénj in E-ni or-gə-nə-ZÉ-syən. Becky asked, "So how were things different after people heard the Cheese story?" BE-ki eskt, "so hau wer thingz DI-fer-ənt EF-ter PI-pəl herd dhə ciz STO-ri?" Michael said simply, "The peer pressure changed. MAI-kəl sed SIMP-li, "dhə pir PRE-syer cénjd. No one wanted to look like Hem!" no wan WON-tid tu luk laik hem!"
Exolent Course Hal. 144

🇮🇩 Bahasa Indonesia ✥

"Ya, mungkin mereka tidak benar-benar merasa begitu," kata Michael, "tapi mereka setuju supaya bisa diterima kelompok. Itulah jenis tekanan sosial yang melawan perubahan di organisasi mana pun. Becky bertanya, "Jadi apa yang berbeda setelah orang-orang mendengar cerita Keju itu?" Michael menjawab sederhana, "Tekanan sosialnya yang berubah. Tidak ada yang ingin terlihat seperti Hem!"
Exolent Hal. 144

📝 Catatan
✥

Riwayat

💡 Inti Halaman Ini Buka / Tutup

• Michael menjelaskan orang sering setuju menolak perubahan hanya demi diterima kelompok, bukan karena benar-benar percaya itu buruk.
• Becky penasaran apa yang berubah setelah cerita Keju diperkenalkan.
• Jawabannya sederhana: tekanan sosialnya berubah — tidak ada yang mau dicap seperti Hem.

📑Kosakata(0) Buka / Tutup

Belum ada kata yang ditandai. Aktifkan ikon stabilo (🖍️) di navigasi bawah, lalu klik kata di teks bacaan!

« Hal. 144 / 148 »