🇬🇧 English 💡 Klik kata apa saja untuk melihat terjemahan ✥
Then Angela asked the group good-naturedly, "So, who were you in the story? Sniff, Scurry, Hem or Haw?"
dhen EN-jə-lə eskt dhə grup gud-NÉ-cerd-li, "so, hu wer yu in dhə STO-ri? snif, SKER-i, hem or ho?"
Carlos answered, "Well, I was thinking about that this afternoon.
KAR-los EN-serd, "wel, ai waz THING-king ə-BAUT dhet dhis ef-ter-NUN.
I clearly remember a time before I had my sporting goods business, when I had a rough encounter with change.
ai KLIR-li ri-MEM-ber ə taim bi-FOR ai hed mai SPOR-ting gudz BIZ-nəs, wen ai hed ə raf in-KAUN-ter widh cénj.
"I wasn't Sniff —I didn't sniff out the situation and see the change early.
"ai WA-zənt snif — ai DI-dənt snif aut dhə si-cu-É-syən ənd si dhə cénj ER-li.
And I certainly wasn't Scurry —I didn't go into action immediately.
ənd ai SER-tən-li WA-zənt SKER-i — ai DI-dənt go IN-tu EK-syən i-MI-di-ət-li.
Exolent Course
Hal. 99
🇮🇩 Bahasa Indonesia ✥
Lalu Angela bertanya pada kelompok itu dengan nada bercanda, "Jadi, kamu jadi karakter siapa dalam cerita itu? Sniff, Scurry, Hem, atau Haw?"
Carlos menjawab, "Nah, aku sempat memikirkannya tadi siang.
Aku ingat dengan jelas suatu masa sebelum aku memiliki toko peralatan olahraga, ketika aku mengalami benturan yang cukup berat dengan perubahan.
"Aku bukan Sniff —aku tidak mengendus situasi dan melihat perubahan itu sejak awal.
Dan aku jelas bukan Scurry —aku tidak langsung bertindak begitu saja.
Exolent
Hal. 99
📝 Catatan
✥
💡 Inti Halaman Ini Buka / Tutup
• Angela mengajak semua orang menebak-nebak karakter siapa yang paling mewakili diri mereka.
• Carlos mengaku sudah memikirkannya sejak siang, mengenang masa sebelum ia memiliki toko olahraganya.
• Ia mengakui dirinya bukan Sniff yang peka maupun Scurry yang sigap bertindak.
📑Kosakata(0) Buka / Tutup
Belum ada kata yang ditandai. Aktifkan ikon stabilo (🖍️) di navigasi bawah, lalu klik kata di teks bacaan!