Exolent Library

Who Moved My Cheese ?
Surrounded By Idiots
Steal Like An Artist
The Let Them Theory
Say It

Say It

Sedang Dibaca
๐Ÿ”ฅ 42% Selesai
Hal. 126 dari 297
๐Ÿ“‚

๐Ÿ‡ฌ๐Ÿ‡ง English ๐Ÿ’ก Klik kata apa saja untuk melihat terjemahan โœฅ

A few weeks later, she joined protesters and marched down to a meeting of the city commissioners. More than a month had passed since Lyoya's murder, but the officer who pulled the trigger still hadn't been removed from the force or charged with a crime. Naiara hadn't prepared a speech. But she decided to speak. "I'd never done it before, and I was shaking," she recalls, "but I knew what I had to say was bigger than my nerves."
Exolent Course Hal. 126

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Bahasa Indonesia โœฅ

Beberapa minggu kemudian, dia bergabung dengan para pengunjuk rasa dan berbaris menuju rapat dewan kota. Lebih dari sebulan telah berlalu sejak pembunuhan Lyoya, tapi petugas yang menarik pelatuk itu masih belum dipecat dari kepolisian atau didakwa atas kejahatan apa pun. Naiara tidak mempersiapkan pidato apa pun. Tapi dia memutuskan untuk bicara. "Aku belum pernah melakukannya, dan tubuhku gemetar," kenangnya, "tapi aku tahu apa yang harus kukatakan lebih besar daripada rasa gugupku."
Exolent Hal. 126

๐Ÿ“ Catatan
โœฅ

Riwayat

๐Ÿ’ก Inti Halaman Ini Buka / Tutup

Beberapa minggu kemudian Naiara bergabung dalam aksi protes menuju rapat dewan kota, sementara petugas yang menembak Lyoya masih belum dipecat atau didakwa lebih dari sebulan setelah kejadian. Tanpa persiapan pidato, Naiara memutuskan untuk bicara meski tubuhnya gemetar, karena ia merasa apa yang harus disampaikan lebih penting daripada rasa gugupnya.

๐Ÿ“‘Kosakata(0) Buka / Tutup

Belum ada kata yang ditandai. Aktifkan ikon stabilo (๐Ÿ–๏ธ) di navigasi bawah, lalu klik kata di teks bacaan!

ยซ Hal. 126 / 297 ยป