Exolent Library

Who Moved My Cheese ?
Surrounded By Idiots
Steal Like An Artist
The Let Them Theory
Say It

Say It

Sedang Dibaca
๐Ÿ”ฅ 56% Selesai
Hal. 165 dari 297
๐Ÿ“‚

๐Ÿ‡ฌ๐Ÿ‡ง English ๐Ÿ’ก Klik kata apa saja untuk melihat terjemahan โœฅ

The crowd quiets rather than roars. It's the kind of moment I'd come to recognize in subsequent years, on certain magic nights. There's a physical feeling, a current of emotion that passes back and forth between you and the crowd, as if your lives and theirs are suddenly spliced together, like a movie reel, projecting backward and forward in time, and your voice creeps right up to the edge of cracking, because for an instant, you feel them deeply; you can see them whole. You've tapped into some collective spirit, a thing we all know and wish forโ€” a sense of connection that overrides our differences and replaces them with a giant swell of possibilityโ€” and like all things that matter most, you know the moment is fleeting and that soon the spell will be broken. Think about what Obama is saying here.
Exolent Course Hal. 165

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Bahasa Indonesia โœฅ

Hadirin menjadi tenang, bukannya bergemuruh. Itu jenis momen yang kemudian aku kenali di tahun-tahun berikutnya, pada malam-malam ajaib tertentu. Ada perasaan fisik, arus emosi yang mengalir bolak-balik antara dirimu dan hadirin, seolah-olah hidupmu dan hidup mereka tiba-tiba tersambung, seperti gulungan film, memproyeksikan ke belakang dan ke depan dalam waktu, dan suaramu merambat hampir pecah, karena sesaat, kau merasakan mereka begitu dalam; kau bisa melihat mereka secara utuh. Kau telah menyentuh semacam semangat kolektif, sesuatu yang kita semua kenal dan dambakanโ€” rasa keterhubungan yang mengatasi perbedaan kita dan menggantinya dengan gelombang besar kemungkinanโ€” dan seperti semua hal yang paling berarti, kau tahu momen itu sekejap dan bahwa sihirnya akan segera pudar. Pikirkan apa yang sedang dikatakan Obama di sini.
Exolent Hal. 165

๐Ÿ“ Catatan
โœฅ

Riwayat

๐Ÿ’ก Inti Halaman Ini Buka / Tutup

Saat itu hadirin justru menjadi tenang, bukan bergemuruh, momen yang kemudian dikenali Obama pada malam-malam ajaib berikutnya. Ia menggambarkannya sebagai perasaan fisik dan arus emosi timbal balik antara dirinya dan audiens, sebuah keterhubungan kolektif yang terasa sekejap namun mendalam sebelum sihirnya memudar.

๐Ÿ“‘Kosakata(0) Buka / Tutup

Belum ada kata yang ditandai. Aktifkan ikon stabilo (๐Ÿ–๏ธ) di navigasi bawah, lalu klik kata di teks bacaan!

ยซ Hal. 165 / 297 ยป