Exolent Library

Who Moved My Cheese ?
Surrounded By Idiots
Steal Like An Artist
The Let Them Theory
Say It

Say It

Sedang Dibaca
๐Ÿ”ฅ 73% Selesai
Hal. 218 dari 297
๐Ÿ“‚

๐Ÿ‡ฌ๐Ÿ‡ง English ๐Ÿ’ก Klik kata apa saja untuk melihat terjemahan โœฅ

2. What do we have in common? I think of any speech or presentation like a Venn diagram with two circles. On one side, there's you โ€”the speakerโ€” your experiences, interests, beliefs, values, and goals; on the other side are those of your audience. Where they overlap โ€”what you have in commonโ€” is where you have the best opportunity to connect with your audience and where your best speech lives. In some cases, there's a lot of overlap and you have a lot in common to talk about.
Exolent Course Hal. 218

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Bahasa Indonesia โœฅ

2. Apa persamaan kita? Saya membayangkan setiap pidato atau presentasi seperti diagram Venn dengan dua lingkaran. Di satu sisi, ada kamu โ€”sang pembicaraโ€” pengalaman, minat, keyakinan, nilai-nilai, dan tujuanmu; di sisi lain ada semua itu milik audiensmu. Di titik mereka bertemu โ€”apa yang kamu miliki bersamaโ€” di situlah peluang terbaikmu untuk terhubung dengan audiens dan di situlah pidato terbaikmu berada. Dalam beberapa kasus, ada banyak kesamaan dan kamu punya banyak hal untuk dibicarakan bersama.
Exolent Hal. 218

๐Ÿ“ Catatan
โœฅ

Riwayat

๐Ÿ’ก Inti Halaman Ini Buka / Tutup

Pertanyaan kedua adalah apa persamaan antara pembicara dan audiens, yang digambarkan penulis sebagai diagram Venn dua lingkaran berisi pengalaman, minat, keyakinan, dan tujuan masing-masing. Titik pertemuan keduanya adalah peluang terbaik untuk terhubung dan menjadi inti dari pidato terbaik, meski dalam beberapa kasus kesamaan itu banyak dan mudah dibicarakan.

๐Ÿ“‘Kosakata(0) Buka / Tutup

Belum ada kata yang ditandai. Aktifkan ikon stabilo (๐Ÿ–๏ธ) di navigasi bawah, lalu klik kata di teks bacaan!

ยซ Hal. 218 / 297 ยป