๐ฌ๐ง English ๐ก Klik kata apa saja untuk melihat terjemahan โฅ
The rally had given him a chance to raise his voice.
But looking back on his younger self, he said, "I wasn't ready yet."
After college, Obama sometimes had the opposite problem โnot a lack of confidence, but perhaps too much.
For several years, he worked as a community organizer with churches on Chicago's South Side.
"At that point, I was accustomed to speaking in front of people," he told me.
Exolent Course
Hal. 22
๐ฎ๐ฉ Bahasa Indonesia โฅ
Unjuk rasa itu telah memberinya kesempatan untuk menyuarakan pendapatnya.
Tapi saat menoleh ke belakang pada dirinya yang lebih muda, katanya, "aku belum siap saat itu."
Setelah kuliah, Obama kadang menghadapi masalah sebaliknya โbukan kurang percaya diri, melainkan mungkin terlalu percaya diri.
Selama beberapa tahun, ia bekerja sebagai pengorganisir komunitas bersama gereja-gereja di South Side Chicago.
"Saat itu, aku sudah terbiasa berbicara di depan orang-orang," katanya padaku.
Exolent
Hal. 22
๐ Catatan
โฅ
๐ก Inti Halaman Ini Buka / Tutup
Obama mengakui bahwa saat unjuk rasa itu ia sebenarnya belum siap tampil, meski kesempatan itu membuka jalan baginya untuk bersuara. Setelah kuliah, sebagai pengorganisir komunitas bersama gereja-gereja di South Side Chicago, ia justru mulai terbiasa berbicara di depan orang dan malah menghadapi masalah kelebihan percaya diri.
๐Kosakata(0) Buka / Tutup
Belum ada kata yang ditandai. Aktifkan ikon stabilo (๐๏ธ) di navigasi bawah, lalu klik kata di teks bacaan!