๐ฌ๐ง English ๐ก Klik kata apa saja untuk melihat terjemahan โฅ
Days earlier, Obama had delivered a major address as the region convulsed from the popular uprisings of the Arab Spring.
In that speech, he spoke about long-standing U.S. policy on the eventual borders of Israel and an independent Palestinian state.
Critics misrepresented his comments and tried to portray him as somehow insufficiently supportive of Israel.
The next day, the right-wing Israeli prime minister, Benjamin Netanyahu, lectured Obama in the Oval Office in front of the global media.
The speech I'd drafted might have worked before that.
Exolent Course
Hal. 236
๐ฎ๐ฉ Bahasa Indonesia โฅ
Beberapa hari sebelumnya, Obama telah menyampaikan pidato penting saat kawasan itu bergejolak akibat gelombang pemberontakan rakyat Musim Semi Arab.
Dalam pidato itu, dia berbicara tentang kebijakan AS yang sudah lama berlaku mengenai batas wilayah Israel di masa depan dan negara Palestina yang merdeka.
Para kritikus memutarbalikkan pernyataannya dan mencoba menggambarkannya seolah-olah kurang mendukung Israel.
Keesokan harinya, perdana menteri Israel yang berhaluan kanan, Benjamin Netanyahu, menggurui Obama di Ruang Oval di hadapan media global.
Pidato yang telah kususun mungkin akan berhasil sebelum kejadian itu.
Exolent
Hal. 236
๐ Catatan
โฅ
๐ก Inti Halaman Ini Buka / Tutup
Beberapa hari sebelumnya, Obama menyampaikan pidato penting tentang kebijakan AS mengenai batas wilayah Israel dan negara Palestina merdeka di tengah gejolak Musim Semi Arab, namun para kritikus memutarbalikkan pernyataannya sebagai kurang mendukung Israel. Keesokan harinya, PM Israel Benjamin Netanyahu menggurui Obama di Ruang Oval di hadapan media global, membuat pidato yang sudah disusun penulis menjadi tidak lagi relevan.
๐Kosakata(0) Buka / Tutup
Belum ada kata yang ditandai. Aktifkan ikon stabilo (๐๏ธ) di navigasi bawah, lalu klik kata di teks bacaan!