Exolent Library

Who Moved My Cheese ?
Surrounded By Idiots
Steal Like An Artist
The Let Them Theory
Say It

Say It

Sedang Dibaca
๐Ÿ”ฅ 25% Selesai
Hal. 74 dari 297
๐Ÿ“‚

๐Ÿ‡ฌ๐Ÿ‡ง English ๐Ÿ’ก Klik kata apa saja untuk melihat terjemahan โœฅ

And it's why, for our team of speechwriters, every speech became an opportunity to ask ourselves: What could Barack Obama say that no one else could say? Whenever I worked on a speech, I'd think of all the things that made Obama who he is. There's his heritage โ€”his Black father from Kenya; his white mother from Kansas. His faith โ€”he's Christian, with Muslim ancestors on his father's side; his name is Barack Hussein Obama. There were the experiences of his youth, growing up in multicultural Hawaii and in Indonesia.
Exolent Course Hal. 74

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Bahasa Indonesia โœฅ

Dan itulah sebabnya, bagi tim penulis pidato kami, setiap pidato menjadi kesempatan untuk bertanya pada diri sendiri: apa yang bisa dikatakan Barack Obama yang tidak bisa dikatakan orang lain? Setiap kali aku mengerjakan sebuah pidato, aku akan memikirkan semua hal yang membentuk siapa Obama sebenarnya. Ada warisan keturunannya โ€”ayahnya yang kulit hitam dari Kenya; ibunya yang kulit putih dari Kansas. Keyakinannya โ€”ia beragama Kristen, dengan leluhur Muslim dari pihak ayahnya; namanya adalah Barack Hussein Obama. Ada pula pengalaman masa mudanya, tumbuh besar di Hawaii yang multikultural dan di Indonesia.
Exolent Hal. 74

๐Ÿ“ Catatan
โœฅ

Riwayat

๐Ÿ’ก Inti Halaman Ini Buka / Tutup

Bagi tim penulis pidato, setiap pidato menjadi kesempatan mencari apa yang hanya bisa dikatakan Obama, dengan mempertimbangkan warisan keturunannyaโ€”ayah kulit hitam dari Kenya dan ibu kulit putih dari Kansasโ€”serta keyakinannya sebagai Kristen dengan leluhur Muslim dan pengalaman masa mudanya tumbuh di Hawaii dan Indonesia.

๐Ÿ“‘Kosakata(0) Buka / Tutup

Belum ada kata yang ditandai. Aktifkan ikon stabilo (๐Ÿ–๏ธ) di navigasi bawah, lalu klik kata di teks bacaan!

ยซ Hal. 74 / 297 ยป