๐ฌ๐ง English ๐ก Klik kata apa saja untuk melihat terjemahan โฅ
"Susan Komen was my big sister and my best friend," Nancy Brinker said, pausing to catch her breath as she looked out at a ballroom filled with breast cancer survivors, advocates, and researchers.
"And I miss her every day."
Over the next few minutes, Brinker shared how she and her sister had grown up together in Peoria, Illinois.
How Susan was the homecoming queen, because "she was universally loved and there was something so essentially kind in her."
How Susan had gone off to college, began a modeling career, married her college sweetheart, and raised two beautiful children.
Exolent Course
Hal. 93
๐ฎ๐ฉ Bahasa Indonesia โฅ
"Susan Komen adalah kakakku dan sahabat terbaikku," kata Nancy Brinker, berhenti sejenak untuk menghela napas sambil memandang ruang balai yang dipenuhi penyintas kanker payudara, para advokat, dan peneliti.
"Dan saya merindukannya setiap hari."
Selama beberapa menit berikutnya, Brinker menceritakan bagaimana dia dan kakaknya tumbuh besar bersama di Peoria, Illinois.
Bagaimana Susan menjadi ratu homecoming, karena "dia dicintai semua orang dan ada sesuatu yang begitu baik dalam dirinya."
Bagaimana Susan berangkat kuliah, memulai karier sebagai model, menikah dengan kekasihnya semasa kuliah, dan membesarkan dua anak yang cantik.
Exolent
Hal. 93
๐ Catatan
โฅ
๐ก Inti Halaman Ini Buka / Tutup
Nancy Brinker membuka pidatonya dengan mengenang kakaknya, Susan Komen, sebagai sahabat terbaik yang selalu dirindukannya, di hadapan para penyintas kanker payudara, advokat, dan peneliti. Ia menceritakan masa kecil mereka di Peoria, Illinois, bagaimana Susan menjadi ratu homecoming yang dicintai semua orang, hingga perjalanan hidupnya kuliah, menjadi model, menikah, dan membesarkan dua anak.
๐Kosakata(0) Buka / Tutup
Belum ada kata yang ditandai. Aktifkan ikon stabilo (๐๏ธ) di navigasi bawah, lalu klik kata di teks bacaan!