Exolent Library

Who Moved My Cheese ?
Surrounded By Idiots
Steal Like An Artist
The Let Them Theory
Say It

Say It

Sedang Dibaca
๐Ÿ”ฅ 32% Selesai
Hal. 96 dari 297
๐Ÿ“‚

๐Ÿ‡ฌ๐Ÿ‡ง English ๐Ÿ’ก Klik kata apa saja untuk melihat terjemahan โœฅ

In truth, she didn't need my help. She'd been delivering a version of that speech for years, and after sharing the anguish of losing her sister, Brinker pivoted to why she was speaking that day. "Breast cancerโ€”we have to talk about it," she recalled Susan saying in a whisper on one of her last days. "It has to change . . . so women know . . . so they don't die . . . Promise me, Nanny." "I promise, Suzy," she replied.
Exolent Course Hal. 96

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Bahasa Indonesia โœฅ

Sebenarnya, dia tidak membutuhkan bantuan saya. Dia sudah membawakan versi pidato itu selama bertahun-tahun, dan setelah membagikan kepedihan karena kehilangan kakaknya, Brinker beralih ke alasan mengapa dia berbicara hari itu. "Kanker payudaraโ€”kita harus membicarakannya," kenang Brinker, begitu ucap Susan dengan berbisik pada salah satu hari terakhirnya. "Ini harus berubah . . . agar para wanita tahu . . . agar mereka tidak mati . . . Berjanjilah padaku, Nanny." "Aku berjanji, Suzy," jawabnya.
Exolent Hal. 96

๐Ÿ“ Catatan
โœฅ

Riwayat

๐Ÿ’ก Inti Halaman Ini Buka / Tutup

Sebenarnya Brinker tidak membutuhkan bantuan penulis karena sudah bertahun-tahun membawakan pidato itu; setelah membagikan kepedihannya, ia menjelaskan alasan berbicara hari itu dengan mengenang bisikan terakhir Susan bahwa kanker payudara harus dibicarakan agar wanita lain tahu dan tidak mati. Brinker mengenang janjinya kepada Susan untuk memenuhi permintaan tersebut.

๐Ÿ“‘Kosakata(0) Buka / Tutup

Belum ada kata yang ditandai. Aktifkan ikon stabilo (๐Ÿ–๏ธ) di navigasi bawah, lalu klik kata di teks bacaan!

ยซ Hal. 96 / 297 ยป