Exolent Library

Who Moved My Cheese ?
Surrounded By Idiots
Steal Like An Artist
The Let Them Theory
Say It

Say It

Sedang Dibaca
๐Ÿ”ฅ 5% Selesai
Hal. 15 dari 297
๐Ÿ“‚

๐Ÿ‡ฌ๐Ÿ‡ง English ๐Ÿ’ก Klik kata apa saja untuk melihat terjemahan โœฅ

But a funny/not-so-funny thing happened on the way to law school. I didn't get in. Anywhere. (I've never been that good at standardized tests and my LSAT scores were . . . how might a lawyer say it . . . suboptimal.) As I studied to retake the LSAT, I got the speechwriting job at the Pentagon, enjoyed it, and started having a different dream โ€”maybe, just maybe, I could someday write speeches for a president and help tell America's story to the world.
Exolent Course Hal. 15

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Bahasa Indonesia โœฅ

Tapi hal yang lucu/tidak begitu lucu terjadi dalam perjalananku menuju sekolah hukum. Aku tidak diterima. Di mana pun. (Aku memang tidak pernah pandai dalam tes-tes standar dan nilai LSAT-ku . . . bagaimana ya seorang pengacara mengatakannya . . . kurang optimal.) Saat aku belajar untuk mengulang tes LSAT, aku mendapat pekerjaan penulis pidato di Pentagon, dan menikmatinya, lalu mulai memiliki mimpi lain โ€”mungkin, hanya mungkin, suatu hari aku bisa menulis pidato untuk seorang presiden dan membantu menceritakan kisah Amerika kepada dunia.
Exolent Hal. 15

๐Ÿ“ Catatan
โœฅ

Riwayat

๐Ÿ’ก Inti Halaman Ini Buka / Tutup

Impian menjadi pengacara penulis kandas karena ia tidak diterima di sekolah hukum mana pun akibat nilai LSAT yang kurang baik. Saat belajar untuk mengulang tes itu, ia justru mendapat pekerjaan penulis pidato di Pentagon, menikmatinya, dan mulai bermimpi suatu hari bisa menulis pidato untuk seorang presiden.

๐Ÿ“‘Kosakata(0) Buka / Tutup

Belum ada kata yang ditandai. Aktifkan ikon stabilo (๐Ÿ–๏ธ) di navigasi bawah, lalu klik kata di teks bacaan!

ยซ Hal. 15 / 297 ยป