Exolent Library

Who Moved My Cheese ?
Surrounded By Idiots
Steal Like An Artist
The Let Them Theory
Say It

Say It

Sedang Dibaca
๐Ÿ”ฅ 58% Selesai
Hal. 171 dari 297
๐Ÿ“‚

๐Ÿ‡ฌ๐Ÿ‡ง English ๐Ÿ’ก Klik kata apa saja untuk melihat terjemahan โœฅ

Why is this experienceโ€” this "current of emotion"โ€” between a speaker and their audience so powerful? It turns out it's deeply rooted in our brains. Researchers at Princeton conducted a fascinating series of studies in which speakers spoke to audiences while fMRIs scanned the parts of their brains that process sound and language. At first, everyone's brain waves were different. But as the speakers talked, people's brain wavesโ€” the speakers' and the listeners'โ€” began to align.
Exolent Course Hal. 171

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Bahasa Indonesia โœฅ

Mengapa pengalaman iniโ€” "arus emosi" iniโ€” begitu kuat antara pembicara dan audiensnya? Ternyata hal ini berakar dalam di otak kita. Para peneliti di Princeton melakukan serangkaian studi yang menarik, di mana para pembicara berbicara kepada audiens sementara fMRI memindai bagian-bagian otak mereka yang memproses suara dan bahasa. Pada awalnya, gelombang otak setiap orang berbeda-beda. Namun seiring pembicara berbicara, gelombang otak orang-orangโ€” baik pembicara maupun pendengarโ€” mulai menyelaraskan diri.
Exolent Hal. 171

๐Ÿ“ Catatan
โœฅ

Riwayat

๐Ÿ’ก Inti Halaman Ini Buka / Tutup

Arus emosi antara pembicara dan audiens ternyata berakar dalam di otak, seperti ditunjukkan sebuah studi fMRI di Princeton yang memindai otak pembicara dan pendengar. Pada awalnya gelombang otak setiap orang berbeda, tetapi seiring pembicara berbicara, gelombang otak pembicara dan pendengar mulai menyelaraskan diri.

๐Ÿ“‘Kosakata(0) Buka / Tutup

Belum ada kata yang ditandai. Aktifkan ikon stabilo (๐Ÿ–๏ธ) di navigasi bawah, lalu klik kata di teks bacaan!

ยซ Hal. 171 / 297 ยป