๐ฌ๐ง English ๐ก Klik kata apa saja untuk melihat terjemahan โฅ
For days, the blank pages on my computer screen stared back at me, taunting me.
Finally, I went home, collapsed on my couch, and had the first (and, so far, only) panic attack of my life.
I struggled to breathe, my skin crawled, and my chest felt like it was going to explode.
"Why is this happening?!" I pleaded to my wife, Mary, as she caressed my forehead, until, emotionally exhausted, I fell into a deep sleep.
In the days that followed, I somehow produced a draft.
Exolent Course
Hal. 287
๐ฎ๐ฉ Bahasa Indonesia โฅ
Selama berhari-hari, halaman kosong di layar komputerku balas menatapku, seolah mengejekku.
Akhirnya, aku pulang, dan roboh di atas sofa, lalu mengalami serangan panik pertama (dan, sejauh ini, satu-satunya) dalam hidupku.
Aku sesak napas, kulitku merinding, dan dadaku terasa seperti akan meledak.
"Kenapa ini terjadi?!" aku merintih pada istriku, Mary, sambil ia mengusap keningku, sampai akhirnya, dalam keletihan emosional, aku tertidur pulas.
Dalam hari-hari berikutnya, entah bagaimana aku berhasil menghasilkan sebuah draf.
Exolent
Hal. 287
๐ Catatan
โฅ
๐ก Inti Halaman Ini Buka / Tutup
Selama berhari-hari layar komputer kosong seolah mengejek penulis, sampai akhirnya ia pulang, roboh di sofa, dan mengalami serangan panik pertama dalam hidupnyaโsesak napas, merinding, dan dada terasa akan meledak. Setelah menangis pada istrinya Mary hingga tertidur karena kelelahan emosional, dalam hari-hari berikutnya ia akhirnya berhasil menghasilkan sebuah draf.
๐Kosakata(0) Buka / Tutup
Belum ada kata yang ditandai. Aktifkan ikon stabilo (๐๏ธ) di navigasi bawah, lalu klik kata di teks bacaan!